Rabu, 29 Oktober 2014

HSFCB Road to Batu Karas it's a Adventure, Cornering & Fun #expedisi pesisir Jawa Barat



salam satu aspal
Mantaaap, luaaar biasaaaa, dashyat
itu ungkapan awal yang dikeluarkan dari otak ini, mengenai touring kali ini, knapaaa..? oke lets stars your Engine....
agenda touring HSFCB kali ini adalah ke Batukaras, (25 s/d 26 Oktober 2014 ) dimanakah batu karas ? ni ini disini


keterangan :  warna merah jalur keberangkatan warna hijau jalur pulang dan warna ungu insya alloh next trip
selain merupakan jadwal rutin yang dikeluarkan oleh divisi touring, touring kali ini pun merupakan NAPAKTILAS angkatan pertama saat pelantikan, jadi inti dari perjalanan ini bagi kami adalah Adventure n Fun, informasi agenda dari kegiatan  ini sudah kami terima H-14 sebelumnya saat kopdar HSFCB, untuk itu maka H-7, bendahara umum kang DIDI sudah kembali menginformasikan tentang agenda tersebut via media social Whatsapp, antusiasme rekan rekan HSFCB untuk mengikuti touring ini cukup jempoler, karena yang daftar megikuti touring kali ini melibatkan semua angkatan dari angkatan satu sampai calon angkatan IV sugguh luar biasa (walaupun ada beberapa rekan yang terpaksa tidak dapat menghadiri agenda touring kali ini karena satu hal yang tidak dapat ditinggalkan) ok next session will be better bradah...
diputuskan untuk engine on sekitar pukul 06.00 WIB pagi hari dan tikum/titik kumpul dikonsentrasikan di sebuah mini market di jalan raya percobaan area Cinunuk, tepat pukul 06.00WIB saya sudah merapat di titik kumpul berbarengan dengan kang Budi karena kebetulah kami tinggal satu daerah di wilayah timur, ketika sampai titik kumpul sudah menunggu satu bikers kang EDO, ya oke kita menunggu bikers yang lain yang akan segera merapat dan masih dalam perjalanan, ketika kami asik ngobrol ngalor ngidul saya teringat kaca mata saya yang saya simpen di saku jaket.. astagaaaaa kacamata murag dijalan, mangkaning Oakley..bukan masalah kacamatanya tapi historynya itu, akhirnya mulailah satu persatu bikers berdatangan menuju titik kumpul biasa WIB Waktu Indonesia bagian Bikers, ngaret sudah menjadi hal yang lumrah hahahaha
Ritual Narsis sebelum berangkat

 tepat pukul 07.30 WIB kami prepare setelah penyampaian petuah dari no reg #004 di lanjut no reg #001 yang ditutup dengan doa bersama....lets Engine on bradah dengan posisi RC langsung oleh kang Lukman sang ketum #001 di back up oleh kang Wiwit dan untuk posision the Third di isi oleh kang Yana Coy yang tendem dengan posision the Fourth yess its me Adi Lelucky, lets get rock n roll on your street bro
Si White and Si Black
rute yang akan kami lalui adalah Cileunyi, Rancaekek, Cicalengka, Nagreg, Limbangan Rajapolah, Tasikmalaya, Banjar, Ciamis, Padaherang, Pangandaran, GrandCanyon, Batukaras,
PitStop pertama kami di Rajapolah
Bikers Antri di ATM

Setelah makan, minum dan narsis, kami dikejutkan dengan datangnya dua perempuan paruh baya yang langsung mendatangi kang Maman kami pikir ada apa, ternyata mereka meminta izin untuk dapat di foto di bikes kami dan yang terpilih adalah bike milik #004, kang Maman pun mempersilahkan perempuan tersebut untuk exis di bike miliknya walupun sang istri tercinta teh Uchul masih bengong dan terkesima dengan kelakuan perempuan perempuan tersebut dan sesekali melirik penuh tanya ke sang suami ..hihihi
Foto rest rajapolah
Moduscian King
Perjalanan kami lanjutkan dengan rute yang normal begitu memasuki kota Ciamis rombongan sempat terpisah, setelah tim sweeper mengejar RC, rombongan berhenti sejenak setelah kurang lebih 5 menit rombongan kembali bersatu, begitu masuk jalan raya Ciamis Cipatujah kami memacu kuda besi kami dengan kecepatan  80km / jam, itu teh untuk saya yang berada i urutan ke empat , yang dibelakang bisa melebihi dari 80km/jam


ketum qta
kami sangat kagum ke RC yang dipimpin Ketum HSFCB, selain membagi konsentrasi kedepan dan kebelakang, namun masih dapat menemukan hal hal yang Caang, saat berpapasan dengan gadis gadis cantik bahenol nerkom langsung terdetek dan memberikan kode ke rombongan atuh semua rombongan pun terkesima hahahaha cieee cieee cieeeee...suit suiiiiiit beybeuh,
Begitu memasuki jalan raya Padaherang RC diambil alih oleh kang Yana di ikuti Adi Lelucky dan rombongan karena kondisi jalan yang mulus dan meliuk liuk RC meningkatkan Speednya hingga 90 km/jam artinya rombongan belakang kemungkinan besar di kisaran 100km/jam, begitu memasuki tikungan jembatan Cihaurbeuti (jalan raya padaherang), disini musibah terjadi satu bikers Out of  Road  (kang Dheru) hingga membentur tiang jembatan motorpun crash hingga speedomenter terlepas dan masuk sungai otomatis rombongan mulai dari terputusnya karena crash tersebut segera memberhentikan tunggangannya dan segera menolong korban dan sweeper langsung mengejar rombongan terdepan sampai RC untuk kembali putar haluan,

TKP, Crash boom bang
 begitu kami tiba di TKP, kami semua segera merapatkan motor untuk diparkir, ketika membuka helm muncul pertanyaan dari kang Ervan Debugh..”kang Adi ada apa ini ? tampak serius sekali ?” yaiyaalah seurieussssss atuh bray kan ada yang jatuuh dari motor... oooh sugan teh salah jalan hahahaha ari kang Ervan atuuuh,
Setelah sedikit tenang dan cek kendaraan oleh kang Yana Coy dan dinyatakan motor masih layak untuk di GassPoll lagi, maka rombongan segera bersiap siap engine on dan untuk ini maka rombongan di bagi dua rombongan 95% brangkat duluan untuk mencari apotek dan minimarket terdekat, sedangkan rombongan kedua Ketum #001 dan  #004 serta kang Yana coy dan Adi Lelucky, kang Jhon dan Pap, berangkat mendampingi kang Dheru yang masih dalam keadaan shock, setelah menempuh 3km perjalanan akhirnya kami masuk Pitstop untuk rest sejenak kebetulan minimarket tersebut bersebelahan dengan Apotek yess thanks God, akhirnya kami rest sejenak sekedar menenangkan kang Dheru, juga mengobati luka kecilnya Alhamdulillah kecelakaan tadi tidak berakibat fatal, dan seperti biasa kang Yana Coy selalu harus melakukan Ritual dan mencari pom bensin hadeuuuuuh uy ;)

Setelah dirasa cukup maka kami kembali melanjutkan perjalanan, begitu memasuki kawasan hutan jati Padaherang kembali ada sedikit trouble dimana tunganggan Adi lelucky si Black, secara tiba tiba rem belakang Blong OMG, kejadian ini terjadi disaat sedang meliuk liuk dijalanan yang berpasir secara otomatis saya langsung ambil kiri dan menghentikan si Black, kang Frans yang dibelakang langsung berhenti begitupun rekan rekan yang lain dan tendem saya pun balik arah kang Yana Coy, termasuk Ketum, usut punya usut ternyata kanvas rem Habis...NAAAAH ini akibat dari keteledoran pengguna sehingga bisa berakibat Fatal jadi saran saya supaya tidak mengalami hal yang sama yang saya alami cek n ricek kendaraan secara general adalah MUTLAK saat akan memulai perjalanan baik perjalanan dalam kota apalagi luar kota,

untuk sementara kang Yana Coy dengan keahlianya menSetting rem belakang siBlack hingga bisa berfungsi namun hanya bersifat sementara, sampai menemukan PitStop untuk bongkar dan ganti kanvas Rem, setelah 10menit rest kami dapat kembali melanjutkan perjalanan tapi edaaaaaan jalanan padaherang ini masih dalam perbaikan jalanan yang cocok disebut jalan Off Road ini begitu bergelombanng penuh lubang dan berdebu, saat kami berjibaku kami berpapasan dengan rombong Club Varian lain, mereka cukup keheranan atau mungkin aneh melihat tingkah polah rekan kami kang Coy yang acleng aclengan bawa motornya jiga peucang .(seperti tupai ), setelah menempuh jarak kurang lebih 2km, akhirnya kami menemukan Rest Area ya sudah kami merapat untuk rest karena cuaca cukup extrim panas sampai 35derajat Celcius ditambah debu jalanan yang sangat pekat, begitu masuk rest setelah isi BBM segera siblack di bedah rem depan belakang oleh kang Yana Coy, ooo belum tuntas sampai disitu, karena ini murni keteledoran saya dalam perawatan kendaraan khususnya rem karna itusaya harus PushUp sebagai penghakiman sendiri bahwa hal seperti itu jangan pernah terulang lagi karena dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain Keep safty Ridding
sambil beristirahat dan bokar rem kami pun menunggu bikers kang Edo yang ketinggalan karena nyasaar kamanaaa atuh bray ? 15menit kemudian kang Edo sampai di TKP, setelah dirasa cukup maka kami segera bergegas melanjutkan perjalanan menuju batukaras, tepat pukul 15.45 WIB kami tiba di Home Stay di Batukaras yang merupakan homestay juga pada saat pelantikan angkatan pertama...akhiirnya bisa bernafas lega dengan membuka helm, syal , jaket, sepatu dan siap siaaaap berenang dilauuuuuut horeeeeeeeeeee sunset Im Coming
istrinya siapa ini ...???
setelah puas berenang kami segera kembali ke homestay, mandi dan ngobrol santai
kang Maman eta botol kecapna simpen heula, dasar si Uye...tah
segernya air kelapa muda
tanpa terasa waktu sudah mulai malam dan kang Frans tiba tiba berganti atribut, mengenakan sepatu, dan harum semerbak, hmmmm mau liar malam nich siPap curigaaaa, kalo kang Jhon emang selepas magrib pun sudah menghilang entah kemana ? nya kemana lagi pasti ngamodus hehehe piss maannn....selang beberapa waktu kang Pekih pun menanyakan keberadaan kang Franz kang Adi kamana c papih.. ? c papih liar da gaya pokonamah, langsung itu mah beliau segera bergegas mengeluarkan motor dan beredar, anak muda anak muda hehehe, usut punya usut ternyata beliau bertemu dengan bule percakapanpun dimulai, do You speak english, yess little, where are you come from ? I’m from Germany, ya sudaaaah ditingalin we !!dasaaar bikers bikers,.setelah satu jam menghilang kang Franz pun datang berbarengan dengan kang Jhon yang kataya nongkrong di warung depan, trus kanapa musti pake motor kalo nongkrong diwarung depan kan jalan kaki aja bisa ? aneh ah hahaha,
untuk mengisi waktu tidak lupa lap lap si Black mumpung kang Yana coy pun lagi bersih bersih tunggangannya
nu ngelap motor vs nu ngamodus

tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 23.30WIB mari kita istirahat
sekitar pukul 02.30 WIB hujan turun dengan kerasnya secara tiba tiba sontak yang pada tidur di teras dan bale bale / saung pun berhamburan masuk rumah bari pada lulungu dan yang dari rumah pada berhamburan keluar Cuma untuk liat motor !! sampai sampai kaki Ketum di injekin orang lalu lalang padahal ketum kan lagi nyenyak, haduuuh eta kalakuan anak buah kang lukman tah hahaha,

HARI KEDUA
setelah ngopi maka kami segera kembali ke pantai untuk senang senang lagi hahaha mari kita nikmati liburan kali ini
bay wacth
Biker vs Cilok =....????

setelah berenang mungkin rasa lapar menyerang, akhirnya tukang cilok pun diserbu bikers,
sebagian masih berenang maka saya, ketum, kang Jhon, Rifky dan Rahmat mencoba untuk menjajal track pasir pantai mantaaaaap bro, n teuteup exsis

waktu sudah menujukan pukul 09,45WIB kami segera kembali ke home stay dan prepare untuk Balik Bandung, dan mari sarapan mie dulu manteman
yess kami prepare balik bandung

setelah menempuh perjalanan yang extrim ditambah cuaca panas kami menemukan spot yang cukup indah
setelah narsis kami kembali melanjutkan perjalanan namun baru 500meter kembali kami berhenti 1 bikers bermasalah dengan spatboardnya,
dan lanjut gaspoll, cuaca cukup panas dan berdebu akhirnya RC mengarahkan kami ke area Rest yess betul kami dehidrasi, mari istirahat dan minum air dingin.....
 kami melanjutkan perjalanan menuju jalur yang berbeda dengan keberangkatan, disinilah adrenalin mulai terpacu hingga tensi darah naik mendekati 150 / 100Mgh,. Mantaap, ditunjang jalanan yang mulus, cuaca yang cerah, serta tunggangan yang oke #HondaCb150R semakin membuat kami percaya diri dalam melakukan Cornering kecepatan yang stabil membuat kami sangat menikmati aksi Cornerring ini dengan poll position  kang Lukman ketum, kang Yana Coy, Adi Lelucky, dan diikuti beberapa bikers kebelakang, sungguh pengalaman yang luar biasa dimana kami sangat menikmati aksi cornerring tersebut, hingga lupa segalanya, bahkan ban depan kang Yana Coy hanya berjarak mungkin 60cm dari Ban belakang kang Lukman dan begitupun jarak ban belakang kang Yana Coy dengan ban depan Adi Lelucky hampir sama bahkan kami hampir bersenggolan dan semakin memacu adrenalin kami untuk semakin menancap Gass, tanpa kami sadari kami menjadi bahan tontonan gratis oleh para pengunjung tempat pariwisata Cikajang dimana sebanyak 28 motor melakukan Cornering bersamaan , bagaikan ular besi yang meliuk liuk dijalanan, dan perlu diperhatikan kami melakukan aksi tersebut dengan penuh perhitungan dan pertimbangan dan dilengkapi dengan perlengkapan saftyriding (helm, sarungtangan, sepatu, bodyprotector dll), jadi buat para pembaca dihimbau jangan pernah melakukan aksi Cornering tanpa perlengkapan pengaman, motor yang kurang sehat dan skill yang belum terasah if you crash its dangeraous for you maan, tanpa terasa kami telah memasuki wilayah Garut selatan, setelah melakukan aksi cornering tersebut, ternyata membuat kami lapaaar, naha nya ???? yes kembali kami masuk pitStop disebuah minimarket untuk sekedar rest, ngemil, ngopi dan tentu saja tuang Sangu..
 kami di PitStop cukup lama sampai 75menit karena ada bikers yang memang harus kita tunggu, karena kami harus antri untuk sholat ashar disebuah mushola yang kecil namun sangat menyejukkan, setelah lengkap maka kami kembali melanjutkan perjalanan pulang ke Bandung dengan rute Cikajang, Samarang, Garut kota, perjalanan sore hari menjelang malam ini sungguh indah namun begitu memasuki kawasan Kadungora kemacetan yang sangat luar biasa sehinga mau tidak mau rombongan harus terpecah, akhirnya kami hanya bertiga, kang Yana Coy, kang Uye dan Adi Lelucky, kami putuskan tetap memacu gass hingga lingkar Nagreg, setelah menemukan warung kopi kami segera berhenti di warung kopi tersebut untuk sekedar ngopi dan rest sebentar setelah pegel mamacetan, tidak berapa lama merapat kang Bayu, kang Didi, kang Rifky, Papih, kang Jhon, kang Maman, kang Dheru dan kang Lukman, dan sebagian rombongan masih terpecah dan menjadi dua kelompok, namun kami di bikin sedikit sewen oleh warung sebelah yang ngacapruk karena warungnya tidak dibeliin dan meminta kami untuk memindahkan parkir motor karena di anggap menghalangi bagi calon pembeli .!! What !!!! please dech kami berencana jajan di warung tersebut namun sifat dari pedagangnya yang kurang bagus membuat kami illfil ya sudah kami jajan di warung sebelahnya aja ....punten nya bu kalo dagang tuch musti murah senyum bukan ngomel ngomel rezeki itu tidak akan tertukar
setelah dirasa cukup istirahatnya segera kami melanjutkan perjalanan menuju Bandung dengan rute normal Nagreg, Cicalengka, Rancaekek, Cinunuk, Cibiru, masuk gerbang kota Bandung, begitu masuk area Cinunuk jalanan macet karena para bobotoh PERSIB Bandung / Viking Bandung sedang konvoi merayakan kemenangannya, disaat saat keadaan macet tersebut kami dikejutkan dengan ulah para bikers jalanan yang ugal ugalan dengan mengendarai S****a F*..kami hanya bisa mengalah dan memberikan mereka jalan lebih dulu namun selang beberapa menit kemudian satu bikers yang sama memotong jalur kami dari kiri dan mengenai ban depan saya jelaslah saya kaget karena nyaris oleng, begitu kami berjalan 50meter satu pengendara yang sama kembali memotong kami dari arah kanan kekiri itupun nyaris membuat saya oleng dan saya masih menahan emosi biarlah mereka berbuat seperti itu mugkin sedang mencari identitas diri, belum hilang rasa kaget masih anggota yang sama standing tepat di pinggir kami dan mengenai sikut tangan kanan saya, spontan  segera mengejar dan peringatkan mereka untuk mengurangi kecepatan dengan menggunakan bahasa isyarat tubuh,  begitupun dengan kang yana Coy dan Papih melakukan hal yang sama dengan yang saya lakukan namun kepada pengendra yang berbeda yaitu pengendara V**a, alhamdulillah mereka menurutinya karena sampai masuk bunderan Cibiru  saya lihat di Spion mereka tetap dibelakang kami dengan menjalankan kendaraannya dengan normal, apa yang kami lakukan tadi hanya memberitahukan untuk berprilaku sopan dan santun dijalan, tanpa harus beradu pisik hal tersebut sangat tidak terpuji, akhirnya kami sampai di wilayah Bandung Timur
sungguh pengalaman yang sangat luar biasa touring, adventure, cornering, dan Funnya , terimakasih HSFCB, terimakasih my StreetFire, terimakasih Honda, #alwaysHonda
see u in next Trip....